“Selama dua minggu ke depan, kami memperkirakan ada kesepakatan menuju gencatan senjata baru, atau justru gencatan senjata saat ini runtuh dan permusuhan aktif kembali terjadi,” ujar Cartwright.
Dia memperkirakan peluang tercapainya kesepakatan sekitar 70 persen, namun menilai nasib Selat Hormuz masih belum jelas.
Menurutnya, biaya asuransi pelayaran melalui selat tersebut kini sangat mahal dan belum ada kepastian bagaimana mekanisme pengamanannya ke depan.
“Masih belum jelas apakah Iran akan mengenakan tarif atau pungutan tertentu untuk pelayaran di kawasan itu,” katanya.
Di pasar komoditas, harga minyak Brent naik 2,3 persen menjadi USD96,50 per barel, sedangkan minyak mentah AS West Texas Intermediate (WTI) menguat 2,2 persen ke level USD90,59 per barel.