BWPT menyebut kegiatan usaha tetap berjalan normal dan kinerja operasional serta keuangan perseroan masih menunjukkan pertumbuhan double digit secara tahunan.
Perseroan juga tetap berfokus pada peningkatan produktivitas, pengelolaan biaya dan likuiditas, serta penguatan fundamental bisnis.
Kisruh Investasi FELDA
Persoalan investasi FELDA di BWPT mencuat setelah Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim mengaku telah mengirim surat resmi kepada Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto untuk meminta perhatian terhadap sengketa investasi tersebut.
Anwar menyebut persoalan itu berpotensi membuat FELDA menanggung kerugian hingga RM2,5 miliar atau sekitar Rp11,01 triliun dengan asumsi kurs Rp4.403,8 per ringgit.
Pada Jumat (21/8/2026), Anwar bahkan mengungkapkan bahwa apabila persoalan tersebut tidak segera ditangani, dana yang dapat diselamatkan FELDA diperkirakan hanya sekitar RM200 juta atau sekitar Rp880,76 miliar.