AALI
9950
ABBA
0
ABDA
0
ABMM
780
ACES
1515
ACST
280
ACST-R
0
ADES
1675
ADHI
1065
ADMF
8250
ADMG
163
ADRO
1185
AGAR
448
AGII
1190
AGRO
1005
AGRO-R
0
AGRS
320
AHAP
77
AIMS
284
AIMS-W
0
AISA
288
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
456
AKRA
3130
AKSI
800
ALDO
675
ALKA
238
ALMI
226
ALTO
326
Market Watch
Last updated : 2021/04/16 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
483.36
-0.1%
-0.50
IHSG
6086.26
0.11%
+6.76
LQ45
907.67
-0.08%
-0.77
HSI
28969.71
0.61%
+176.57
N225
29642.69
0.07%
+21.70
NYSE
16116.85
0.73%
+116.70
Kurs
HKD/IDR 1,884
USD/IDR 14,643
Emas
831,440 / gram

Covid 19 Selesai, Kopi Kenangan Siap Go Internasional

MARKET NEWS
Shifa Nurhaliza
Sabtu, 09 Mei 2020 12:30 WIB
Sebelum masuknya pandemi Covid-19 di Indonesia, Kopi Kenangan berhasil menutup akhir tahun 2019 dengan membuka 220 outlet baru di seluruh Indonesia.
Covid 19 Selesai, Kopi Kenangan Siap Go Internasional. (Foto: Ist)

IDXChannel - Sebelum masuknya pandemi Covid-19 di Indonesia, Kopi Kenangan berhasil menutup akhir tahun 2019 dengan membuka 220 outlet baru di seluruh Indonesia.

Pada Desember 2019, Kopi Kenangan juga berhasil membuka 40 cabang outletnya dan mampu menjual sebanyak 2,5 juta cup kopi per bulannya.

Sekadar informasi, saat ini Kopi Kenangan tengah menyiapkan rencana ekspansi bisnis hingga ke seluruh negara di Asia Tenggara, namun rencana tersebut harus ditunda sementara waktu akibat pandemi covid-19.

“Awalnya kita ingin Go International akhir tahun ini. Tapi karena ada Covid-19, hopefully mungkin pada Q3 atau Q4 di tahun depan rencana ini terealisasikan. Dan incaran awal kami pastinya Asia Tenggara,” jelas James Prananto COO Kopi Kenangan kepada IDX Channel, pada Jumat (8/6/2020).

Melihat perkembangan bisnisnya, James mengungkapkan, belum ada rencana untuk melakukan Initial Public Offering (IPO) di lantai bursa dalam waktu dekat.

“Belum tahu, mungkin dua atau tiga tahun kedepan jelasnya kita akan melantai di Bursa,” katanya.

Sementara itu, salah satu strategi direksi Kopi Kenangan hadapi dampak dari cobid-19 ini adalah dengan hanya menerima gaji Rp1 per bulannya sejak April 2020 hingga masa pandemi ini berakhir. Ditambahkan James menjelaskan, sisa gajinya tersebut akan digunakan untuk mendukung karyawan yang terdampak.

“Dana sebesar Rp15 miliar kami kucurkan untuk operasional kedai. Sebanyak Rp13 miliar dibelanjakan untuk mesin sterilisasi cairan pembersih tangan, termometer, sarung tangan dan masker non-medis untuk melindungi kesehatan barista maupun konsumen. Dan sisa Rp2 miliar dialokasikan kepada seluruh mitra Kopi Kenangan,” tandasnya. (*)

Rekomendasi Berita
Berita Terkait
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD