IDXChannel – Keputusan pengelola indeks global MSCI untuk membekukan sementara sejumlah perubahan indeks saham Indonesia dinilai berpotensi memicu arus keluar dana asing (outflow) dalam skala besar.
Analis memperingatkan, risiko tersebut bisa meningkat apabila Indonesia hingga Mei 2026 gagal memenuhi tuntutan transparansi pasar yang disoroti investor global.
Pengamat pasar modal Michael Yeoh menilai langkah terbaru MSCI membawa implikasi serius bagi pasar modal Indonesia.
“Terbaru, MSCI akan membekukan sementara posisi Indonesia, sehingga tidak akan ada konstituen yang masuk maupun keluar. MSCI akan merevisi kembali hingga Mei, di mana ada potensi Indonesia akan dikeluarkan dari klasifikasi emerging market,” ujar Michael, Rabu (28/1/2026).
Menurut dia, dampak dari skenario terburuk tersebut tidak bisa dianggap sepele.
“Jika ini terjadi, maka akan terjadi outflow sebesar kurang lebih Rp150 triliun,” katanya.