"Kita juga harus memilih value yang baik. Jadi fundamental, liquidity and value. Secara fundamental kita harus melihat tiga itu," tambahnya.
Pada kesempatan berbeda, Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Mahendra Siregar menyambut baik masuknya BPI Danantara ke pasar saham negeri. Komitmen ini diharapkan bisa ditingkatkan Danantara untuk meningkatkan kinerja pasar modal.
"Dukungan (Danantara untuk perbaiki IHSG) termasuk, kemungkinan dan memang sudah dilakukan, untuk aktif melakukan investasi di pasar modal. Kalau itu jelas, sebenarnya komitmennya seperti itu sudah dilakukan dan akan terus ditingkatkan," kata Mahendra dalam konferensi pers di Bursa Efek Indonesia.
Menurut Mahendra, dengan masuknya investor institusional dari dalam maupun luar negeri akan membuat tingkat kedalaman dan likuiditas pasar saham menjadi lebih baik. "Saya rasa sama, dengan para investor institusional dari dalam dan luar negeri yang memerlukan tingkat kedalaman pasar dan likuiditas yang bagus, untuk bisa aktif melakukan investasinya," lanjut Mahendra.
"Kami justru menyambut baik hal itu, karena itu juga bukti dari komitmen terhadap perdagangan, dan kinerja di pasar modal untuk terus bisa meningkat dan berkembang ke depan," ujarnya.
(Febrina Ratna Iskana)