AALI
10025
ABBA
406
ABDA
0
ABMM
1535
ACES
1415
ACST
272
ACST-R
0
ADES
2570
ADHI
1155
ADMF
7950
ADMG
234
ADRO
1735
AGAR
350
AGII
1470
AGRO
2020
AGRO-R
0
AGRS
210
AHAP
65
AIMS
500
AIMS-W
0
AISA
232
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
795
AKRA
4660
AKSI
458
ALDO
720
ALKA
250
ALMI
238
ALTO
300
Market Watch
Last updated : 2021/10/22 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
516.22
0.19%
+0.98
IHSG
6643.74
0.16%
+10.77
LQ45
970.79
0.27%
+2.64
HSI
26126.93
0.42%
+109.40
N225
28804.85
0.34%
+96.27
NYSE
17132.22
0.29%
+49.07
Kurs
HKD/IDR 1,814
USD/IDR 14,120
Emas
813,779 / gram

Dekati Level Tertinggi, Harga Minyak Diprediksi USD85 per Barel dalam Tiga Bulan

MARKET NEWS
Kunthi Fahmar Sandy
Kamis, 25 November 2021 16:21 WIB
Harga minyak terlihat hampir mencapai peak, ditandai dengan menurunnya harga batu bara China dan gas Eropa yang mensinyalkan meredanya krisis energi.
Dekati Level Tertinggi, Harga Minyak Diprediksi USD85 per Barel dalam Tiga Bulan (FOTO:MNC Media)
Dekati Level Tertinggi, Harga Minyak Diprediksi USD85 per Barel dalam Tiga Bulan (FOTO:MNC Media)

IDXChannel - Harga minyak mengalami kenaikan, didukung oleh kekurangan cadangan gas alam yang menyebabkan kenaikan demand untuk sumber energi lain. 

"Kami mempertahankan prediksi 3-month Brent oil di USD 85/barel sebagai basis kami, dengan mempertimbangkan resiko kenaikan singkat ke USD90/barel sebelum 

kemudian harga dapat turun setelah musim dingin," kata Vasu Menon Senior Investment Strategist, OCBC Bank Kamis (24/11/2021). 

Meskipun terdapat permintaan untuk menaikkan supply minyak, keengganan OPEC untuk menambah barel minyak akan menyebabkan kenaikan harga. 

Namun demikian, harga minyak terlihat hampir mencapai peak, ditandai dengan menurunnya harga batu bara China dan gas Eropa yang mensinyalkan meredanya krisis energi.

(SANDY)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD