Meski fasilitas baru mengadopsi teknologi produksi yang lebih modern dan efisien, Trimegah Sekuritas tetap menggunakan asumsi konservatif dengan estimasi margin EBITDA sekitar 23 persen, lebih rendah dibandingkan 26 persen pada fasilitas lama.
Selesainya proyek Karawang juga menandai perubahan fokus perseroan dari ekspansi agresif menuju penguatan arus kas.
Dengan investasi besar yang sebagian besar telah rampung, INKP kini memiliki tiga opsi alokasi modal: menurunkan utang (deleveraging), meningkatkan dividen, atau melanjutkan ekspansi tahap kedua (Phase 2) di Karawang.
Analis menilai deleveraging sebagai opsi paling berdampak sekaligus berisiko rendah.
Saat ini, INKP memiliki utang berbunga sekitar USD4,9 miliar, terdiri dari 50 persen obligasi dan 47 persen pinjaman bank.