"ESSA tetap menjalankan seluruh kegiatan usaha sesuai dengan strategi bisnis dan rencana kerja yang telah ditetapkan," katanya.
Selain itu, ESSA menyatakan penangguhan proyek SAF tidak menimbulkan dampak hukum yang material maupun memengaruhi kondisi keuangan perseroan. Keputusan tersebut merupakan bagian dari langkah strategis untuk menjaga fleksibilitas alokasi modal sekaligus mendukung penciptaan nilai jangka panjang bagi pemegang saham.
Proyek Sustainable Aviation Fuel (SAF) merupakan bagian dari strategi ESSA untuk memperluas portofolio bisnis rendah karbon seiring meningkatnya kebutuhan bahan bakar penerbangan ramah lingkungan. SAF merupakan bahan bakar alternatif yang diproduksi dari bahan baku berkelanjutan seperti minyak jelantah dan dinilai mampu menekan emisi karbon dibandingkan bahan bakar avtur konvensional.
(Rahmat Fiansyah)