sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

GIC dan Temasek Bantah Tekan MSCI untuk Turunkan Pasar Saham RI ke Standalone Market

Market news editor Rahmat Fiansyah
21/10/2026 19:45 WIB
GIC dan Temasek membantah tuduhan terkait tekanan kepada penyedia indeks global MSCI untuk menurunkan status pasar saham Indonesia ke standalone market. 
GIC dan Temasek membantah tuduhan terkait tekanan kepada MSCI untuk menurunkan status pasar saham Indonesia ke standalone market. (Foto: Ist)
GIC dan Temasek membantah tuduhan terkait tekanan kepada MSCI untuk menurunkan status pasar saham Indonesia ke standalone market. (Foto: Ist)

IDXChannel - GIC dan Temasek yang dimiliki oleh pemerintah Singapura membantah tuduhan terkait tekanan kepada penyedia indeks global MSCI untuk menurunkan status pasar saham Indonesia ke standalone market. 

Pernyataan tersebut menanggapi tudingan mantan Menteri Perdagangan, Muhammad Lutfi yang menyebut kedua investor institusi tersebut berupaya memicu kepanikan pasar dan menekan harga saham Indonesia.

Dikutip dari CNA, Rabu (21/10/2026), Juru bicara GIC menyatakan tuduhan terhadap perusahaan dan stafnya tidak benar. GIC menegaskan keputusan investasinya tidak didasarkan pada klasifikasi indeks atau pandangan umum terhadap suatu pasar, melainkan pada fundamental perusahaan maupun aset yang menjadi target investasi.

“Kami telah berinvestasi di Indonesia selama lebih dari 30 tahun di berbagai kelas aset dan akan terus berinvestasi ketika menemukan peluang yang menarik berdasarkan analisis bottom-up dengan mempertimbangkan risiko dan potensi imbal hasil,” kata GIC dalam pernyataan tertulis.

Secara terpisah, Kepala Investasi Global Temasek untuk Asia Pasifik di luar China dan India, Fock Wai Hoong, juga membantah tuduhan tersebut dalam konferensi pers peluncuran laporan e-Conomy SEA 2026 di Singapura, Rabu (21/10/2026). 

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement