Direktur Utama GMF Andi Fahrurrozi mengatakan prospek industri MRO masih sangat menjanjikan seiring pertumbuhan armada penerbangan nasional dan global.
Indonesia diproyeksikan menjadi pasar penerbangan terbesar keempat di dunia pada 2030, sementara armada pesawat nasional diperkirakan meningkat dari sekitar 600 unit saat ini menjadi 974 unit pada 2034. Kondisi tersebut diyakini akan mendorong kebutuhan layanan perawatan pesawat dalam jangka panjang.
"Dengan fundamental operasional yang semakin baik, strategi diversifikasi yang jelas, ekspansi bisnis yang terukur, serta pengelolaan risiko yang disiplin, kami percaya GMF memiliki pondasi yang kuat untuk menciptakan pertumbuhan berkelanjutan dan memberikan nilai tambah bagi seluruh pemegang saham," tambah Andi.
(Febrina Ratna Iskana)