AALI
9900
ABBA
408
ABDA
6500
ABMM
1570
ACES
1275
ACST
238
ACST-R
0
ADES
3030
ADHI
1085
ADMF
7775
ADMG
194
ADRO
1910
AGAR
336
AGII
1435
AGRO
2230
AGRO-R
0
AGRS
192
AHAP
70
AIMS
450
AIMS-W
0
AISA
204
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1020
AKRA
4290
AKSI
404
ALDO
910
ALKA
236
ALMI
246
ALTO
254
Market Watch
Last updated : 2021/12/08 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
507.34
-0.03%
-0.16
IHSG
6619.32
0.25%
+16.76
LQ45
949.94
-0.02%
-0.23
HSI
24053.21
0.29%
+69.55
N225
28774.05
1.12%
+318.45
NYSE
16853.57
1.58%
+261.60
Kurs
HKD/IDR 1,846
USD/IDR 14,405
Emas
828,991 / gram

Gudang Garam Bantah Isu Bakal Diakuisisi Japan Tabacco

MARKET NEWS
Aditya Pratama/iNews
Jum'at, 09 Juli 2021 07:01 WIB
PT Gudang Garam Tbk (GGRM) membantah kabar akan merger atau diakuisisi oleh Japan Tobacco.
Gudang Garam Bantah Isu Bakal Diakuisisi Japan Tabacco (FOTO: MNC Media)
Gudang Garam Bantah Isu Bakal Diakuisisi Japan Tabacco (FOTO: MNC Media)

IDXChannel - PT Gudang Garam Tbk (GGRM) membantah kabar akan merger atau diakuisisi oleh Japan Tobacco. Perseroan menegaskan bahwa tidak ada pembicaraan mengenai akuisisi dengan Japan Tobacco. Hal ini sekaligus menjawab isu yang beredar dalam beberapa waktu terakhir terkait isu tersebut.

Hal ini disampaikan manajemen Gudang Garam dalam surat dengan Nomor: S-04610/BEO.PP3/07/2021 yang berisikan penegasan tidak adanya pembicaraan akuisisi Perseroan dengan Japan Tobacco.

"Dengan ini kami informasikan bahwa sampai dengan tanggal surat penjelasan ini disampaikan, tidak terdapat pembicaraan mengenai merger dan akuisisi (M&A) antara Perseroan dengan Japan tobacco atau perusahaan asing lainnya," ujar Corporate Secretary Gudang Garam, Heru Budiman dikutip dari keterbukaan informasi BEI, Jumat (9/7/2021).

Heru juga menyampaikan bahwa pemberitaan tersebut di atas, tidak memiliki dampak terhadap perseroan baik dari segi hukum, keuangan, dan kegiatan operasional.

Sebelumnya riset yang dipublikasikan CGS-CIMB Sekuritas Indonesia menyampaikan bahwa pelaku pasar tengah ramai membicarakan potensi GGRM menjadi subjek merger dan akuisisi oleh perusahaan asing.

Selain itu, Gudang Garam dan Japan Tobacco pernah memiliki hubungan yang baik, dimana pada 4 Agustus 2017 perusahaan asal Jepang itu membeli anak perusahaan Gudang Garam, PT Karyadibya Mahardhika (KDM) dan distributornya PT Surya Mustika Nusantara (SMN) senilai 677 juta dolar AS atau saat itu setara Rp 9,02 triliun.

Dilihat melalui RTI, pada perdagangan hari ini saham GGRM mengalami penurunan sebesar Rp275 atau 0,67 persen ke Rp40.575 per lembar saham. Selama sebulan terakhir saham GGRM naik 20,76 persen dan secara Year to Date turun 1,04 persen.

Frekuensi perdagangan saham GGRM mencapai 8.190 kali dengan 4,85 juta lembar saham diperdagangkan dan nilai transaksi mencapai Rp200,34 miliar. Price Earning Ratio (PER) 11,17 dan market cap sebesar Rp78,07 triliun. (RAMA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD