Harga minyak sawit kerap mengikuti pergerakan minyak nabati pesaingnya, mengingat komoditas ini bersaing memperebutkan pangsa pasar minyak nabati global.
Sentimen pasar turut menguat seiring membaiknya kinerja ekspor. Data dari surveyor kargo menunjukkan pengapalan Januari naik sekitar 14,9 persen hingga 17,9 persen secara bulanan, didorong aktivitas pengisian ulang stok menjelang Festival Musim Semi dan Ramadan.
Permintaan dari pembeli utama, India, juga membaik. Impor minyak sawit India pada Januari melonjak 51 persen dan mencapai level tertinggi dalam empat bulan, setelah sempat turun pada Desember.
MPOB dijadwalkan merilis data bulanannya pada 10 Februari, sementara Palm and Lauric Oils Conference (POC) akan berlangsung pada 9-11 Februari.
Pada saat yang sama, Reuters memperkirakan persediaan minyak sawit Malaysia mengakhiri tren kenaikan selama 10 bulan pada Januari, seiring kuatnya ekspor yang bertepatan dengan perlambatan produksi musiman.