"Saya pikir inflasi akan bertahan cukup lama, bahkan jika harga minyak turun. Kita sudah pernah mendengar cerita ini sebelumnya dan ada tingkat skeptisisme tertentu," ujar Peter Grant, seperti dikutip Reuters.
Survei mingguan Kitco News menunjukkan sentimen pelaku pasar terhadap emas mulai melemah setelah harga logam mulia tersebut turun mendekati level USD4.000 per troy ons. Investor di Wall Street masih ragu menentukan arah harga emas menjelang keputusan The Fed, sementara sentimen investor ritel mulai bergeser ke zona bearish.
"Harga emas mencapai sekitar USD4.024 di pasar spot pekan lalu, level terendah sejak November lalu," kata Managing Director Bannockburn Global Forex Marc Chandler.
Analis pasar senior Trade Nation David Morrison memperkirakan harga emas masih menghadapi tekanan dalam jangka pendek.
Namun, ia melihat peluang pemulihan apabila tercapai kesepakatan damai yang dapat melemahkan dolar AS.