sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Harga Emas Global Terkoreksi, Analis: Prospek Kinerja HRTA Masih  Positif

Market news editor Anggie Ariesta
06/07/2026 12:24 WIB
BCA Sekuritas menilai koreksi harga emas saat ini hanya bersifat temporer dan tidak mengubah prospek permintaan jangka panjang, terutama sebagai safe haven.
Harga Emas Global Terkoreksi, Analis Prospek Kinerja HRTA Masih  Positif. (Foto: iNews Media Group)
Harga Emas Global Terkoreksi, Analis Prospek Kinerja HRTA Masih  Positif. (Foto: iNews Media Group)

Di dalam negeri, Bank Indonesia (BI) mengambil langkah cepat dengan menaikkan suku bunga acuan menjadi 5,50 persen melalui kebijakan off-cycle demi membentengi nilai tukar rupiah. 

Namun, tren akumulasi cadangan emas oleh jajaran bank sentral global diproyeksikan akan tetap menjadi bantalan kuat bagi harga emas dalam jangka menengah hingga panjang.

Merespons kondisi tersebut, emiten berkode saham HRTA ini memilih berfokus memperkokoh fundamental internal melalui penerapan Tata Kelola Perusahaan yang Baik (Good Corporate Governance/GCG), manajemen risiko, dan kepatuhan regulasi pada seluruh operasional rantai pasoknya secara transparan guna menjaga kepercayaan pemegang saham.

Optimisme manajemen HRTA sejalan dengan hasil riset sejumlah analis pasar modal. Analis BCA Sekuritas, Jesselyn menilai koreksi harga emas saat ini hanya bersifat temporer dan tidak mengubah prospek permintaan jangka panjang, terutama fungsinya sebagai aset lindung nilai (safe haven).

"Meski harga emas sempat terkoreksi, kami melihat ketidakpastian geopolitik dan makroekonomi yang masih berlanjut akan terus menopang permintaan emas, terutama sebagai aset lindung nilai. Sejalan dengan itu, kami tetap memiliki pandangan positif terhadap prospek permintaan produk emas batangan HRTA pada tahun ini," papar Jesselyn.

Halaman : 1 2 3 4
Advertisement
Advertisement