Kenaikan harga minyak mentah dapat memicu inflasi karena meningkatkan biaya transportasi dan produksi.
Emas selama ini dikenal sebagai lindung nilai terhadap inflasi, tetapi suku bunga tinggi justru menekan logam mulia tersebut karena membuat aset berbunga lebih menarik.
“Jika kenaikan harga minyak bisa dicegah agar tidak berlanjut, emas seharusnya berada pada posisi yang cukup baik. Dari sisi positif, pembelian emas oleh bank sentral serta arus masuk dana ke exchange traded fund (ETF) tetap stabil sepanjang tahun,” ujar Streible.
Di sisi lain, bank sentral Central Bank of Chile mencatat pembelian emas besar pertama setidaknya sejak 2000.
Pada Februari, nilai cadangan emas negara itu naik menjadi USD1,108 miliar dari USD42 juta pada Januari, setara dengan 2,2 persen dari total cadangan devisa.