Mengutip Reuters, permintaan dari China juga mulai mereda setelah sebelumnya sempat muncul aksi beli saat harga turun (dip buying).
Para trader menilai penurunan harga sebelumnya mendorong konsumen China melakukan restocking, namun momentum pembelian tersebut kini mulai berkurang.
Di sisi lain, investor masih mencermati perkembangan konflik di Timur Tengah yang berpotensi memengaruhi pertumbuhan ekonomi global dan pasar energi.
Iran dilaporkan sedang meninjau proposal Amerika Serikat (AS) untuk mengakhiri perang, membuka peluang negosiasi meski respons awalnya sempat negatif.
Pergerakan logam dasar lainnya di LME juga cenderung melemah, dengan aluminium turun 0,45 persen, timbal turun 0,55 persen, timah merosot 1,2 persen, dan seng melemah 0,7 persen.