IDXChannel - Harga minyak naik pada Selasa (20/1/2026), didorong oleh penghentian sementara produksi di ladang minyak Kazakhstan serta ekspektasi pertumbuhan ekonomi global yang lebih solid, yang berpotensi mengerek permintaan bahan bakar.
Pelaku pasar juga terus mencermati ancaman tarif Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump terhadap sejumlah negara Eropa yang menentang upayanya untuk menguasai Greenland.
Minyak Brent berjangka (futures) ditutup menguat 1,53 persen ke level USD64,92 per barel.
Sementara itu, kontrak minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS untuk pengiriman Februari, yang berakhir pada Selasa, naik 1,51 persen ke USD60,34 per barel.
Kontrak WTI Maret yang lebih aktif diperdagangkan menguat 1,72 persen ke USD60,36 per barel.