Produsen minyak Kazakhstan, Tengizchevroil, yang dipimpin Chevron, pada Senin mengatakan telah menghentikan sementara produksi di ladang Tengiz dan Korolev setelah terjadi gangguan pada sistem distribusi listrik.
Sumber-sumber yang mengetahui situasi tersebut mengatakan kepada Reuters pada Selasa bahwa ladang Tengiz berpotensi berhenti beroperasi selama tujuh hingga 10 hari ke depan.
Kondisi ini diperkirakan memangkas ekspor minyak mentah melalui jaringan Caspian Pipeline Consortium.
“Ladang Tengiz termasuk salah satu yang terbesar di dunia, sehingga gangguan ini jelas berdampak pada aliran pasokan minyak mentah,” kata Direktur Energi dan Pengilangan ICIS, Ajay Parmar, dikutip Reuters.
Parmar melanjutkan, “Namun, gangguan ini tampaknya bersifat sementara. Jika retorika tarif terus berlanjut, kami memperkirakan harga kembali melemah.”