Trump belakangan meningkatkan tekanannya untuk merebut kedaulatan Greenland dari Denmark, sesama anggota NATO.
Ia mengancam menerapkan tarif hukuman terhadap negara-negara yang menghalangi langkah tersebut, memicu Uni Eropa mempertimbangkan langkah balasan.
Para pemimpin Uni Eropa dijadwalkan menggelar pertemuan darurat di Brussels pada Kamis, demikian disampaikan juru bicara Uni Eropa pada Senin.
Meski Greenland tidak memproduksi minyak sehingga tidak memiliki kaitan langsung dengan pasar minyak mentah, pendiri Commodity Context Rory Johnston menilai sengketa tersebut bersifat “risk-off” bagi investor.
Ia merujuk pada aksi jual di pasar saham global yang terjadi pada Senin.
Saham-saham dunia melemah dan dolar AS terkoreksi terhadap yen Jepang serta franc Swiss, di tengah kekhawatiran meningkatnya potensi perang dagang antara Amerika Serikat dan Eropa.