Tiga sumber yang mengetahui pembahasan di Gedung Putih mengatakan kepada Reuters bahwa para pejabat AS tengah berupaya membatasi dampak ekonomi dan politik dari perang dengan Iran.
Gedung Putih menyebut dalam pertemuan Presiden AS Donald Trump dengan Presiden China Xi Jinping, kedua pemimpin sepakat bahwa Selat Hormuz harus tetap terbuka demi kelancaran arus energi global.
Xi juga mengatakan bahwa “kebangkitan China” dan slogan “Make America Great Again” dapat berjalan beriringan.
“Banyak pihak bertanya-tanya apakah Iran membiarkan kapal-kapal melintas agar pembicaraan tidak bergeser menjauh dari perlindungan China terhadap Iran,” ujar Kepala Ekonom Matador Economics, Tim Snyder.
Menurut Gedung Putih, Xi juga menyatakan minat untuk membeli lebih banyak minyak AS guna mengurangi ketergantungan China terhadap Selat Hormuz.