Lebih lanjut, Fanny menjelaskan dunia investasi memang berkaitan dengan risiko keuangan. Jadi, mahasiswa harus bijak dalam menentukan langkah dalam berinvestasi dengan landasan pengetahuan yang dimiliki.
"Nah, agar mahasiswa ini juga mendapatkan pengetahuan yang bagus terhadap investasi, tentu saja harus diberikan pengetahuan terkait produk investasi,” kata dia.

Fanny menyebut industri pasar modal memiliki banyak produk investasi yang dapat disesuaikan dengan risiko masing-masing investor.
Dia mencontohkan, bagi investor yang takut akan risiko, maka cocok berinvestasi di reksa dana. Sementara bagi yang mau mengambil risiko, cocok berinvestasi di saham.
"Memang banyak pilihan dan bisa membeli saham harus berhubungan dengan kompetensi, analisa fundamental, teknikal, dan tentu saja mereka harus ada risiko-risikonya terkait dengan pilihan itu," kata dia.