Aliran dana asing selama pekan lalu juga menggambarkan bahwa investor global belum sepenuhnya meninggalkan Indonesia, melainkan melakukan rotasi secara selektif. Foreign sell Rp3,21 triliun lebih banyak terkonsentrasi pada saham-saham yang terdampak MSCI deletion dan sektor perbankan besar.
Di sisi lain, saham-saham defensif dengan valuasi atraktif dan arus kas stabil seperti ADRO, TLKM, dan INKP justru masih mencatatkan inflow asing. Ini menunjukkan bahwa strategi “flight to quality” mulai mendominasi perilaku investor asing di tengah ketidakpastian global dan meningkatnya volatilitas pasar domestik.
(kunthi fahmar sandy)