AALI
9725
ABBA
394
ABDA
0
ABMM
1420
ACES
1220
ACST
232
ACST-R
0
ADES
3000
ADHI
1025
ADMF
7725
ADMG
198
ADRO
1815
AGAR
330
AGII
1505
AGRO
1925
AGRO-R
0
AGRS
176
AHAP
81
AIMS
456
AIMS-W
0
AISA
206
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
920
AKRA
4190
AKSI
424
ALDO
1035
ALKA
244
ALMI
250
ALTO
272
Market Watch
Last updated : 2021/12/03 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
501.87
-1.3%
-6.63
IHSG
6538.51
-0.69%
-45.31
LQ45
938.93
-1.11%
-10.56
HSI
23766.69
-0.09%
-22.24
N225
28029.57
1%
+276.20
NYSE
0.00
-100%
-16133.89
Kurs
HKD/IDR 1,845
USD/IDR 14,395
Emas
819,409 / gram

IHSG Terkoreksi Tipis Hari Ini, Namun Dana Asing Mengalir Deras

MARKET NEWS
Dinar Fitra Maghiszha
Kamis, 16 September 2021 16:52 WIB
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali ditutup di zona merah, terkoreksi tipis -0,2 poin di level 6.109,9.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali ditutup di zona merah, terkoreksi tipis -0,2 poin  di level 6.109,9. (Foto: MNC Media)
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali ditutup di zona merah, terkoreksi tipis -0,2 poin di level 6.109,9. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali ditutup di zona merah, terkoreksi tipis -0,2 poin (0,00%) pada perdagangan Kamis (16/9/2021).

Meskipun dibuka menguat di 6.126,5 dan sempat melesat hingga 6.137,6, indeks tak mampu meneruskan tren penguatan, sehingga tergelincir pada sesi kedua bursa dan menyentuh level terendahnya di 6.098,8.

Adapun penutupan hari ini membawa 278 emiten yang melemah, 226 yang menguat, dan 161 stagnan, dengan transaksi mencapai Rp11,7 triliun dari 27 miliar lembar saham yang diperdagangkan.

Sejumlah sektoral yang memicu pergerakan IHSG hari ini yaitu: transportasi-logistik (2,30%), keuangan (0,44%), teknologi (-2,37%), dan kesehatan (-1,12%).

Technical Analyst Panin Sekuritas William Hartanto mengemukakan stagnasi IHSG hari adalah hal yang wajar. Dia meyakini indeks masih akan bergerak di kisaran 6.000-6.172.

"Ini memang sudah biasa terjadi sejak Agustus-September indeks agak stagnan. Kalau kita lihat yang terjadi pada bulan ini juga pergerakan IHSG masih di area 6000-6172," kata William, dalam 2nd Session Closing, Kamis (16/9/2021).

Kendati demikian, William menyambut positif perdagangan hari ini dan sepekan terakhir, sejalan dengan masuknya dana asing yang mencapai Rp428,42 miliar di pasar reguler.

"Dari perdagangan hari ini dan yang terjadi hampir sepekan ini, hal menarik yang saya temukan ketika stagnasi IHSG, ada katalis positif dari investor asing. Saya kira ini kondisi yang bagus untuk dimanfaatkan," tuturnya.

Menurut William, masuknya dana asing di Indonesia, yang jika dihitung sepekan mencapai Rp1,44 triliun (pasar reguler), adalah peluang yang bisa dimanfaatkan oleh investor.

"Saya kira ini peluang yang bagus. Ini adalah bentuk optimisme asing mempercayakan dananya untuk investasi saham di Indonesia," tandasnya sembari menambahkan "Saya kira market sudah kondusif dan tidak turun lebih jauh. Akan berada di kisaran level 6000 - 5947."

Kepada investor, William merekomendasikan emiten sektor energi terutama yang berkaitan dengan komoditas batubara mengingat kondisi harganya yang meningkat di pasar global.

"Kalau dari saya rekomendasinya ada di saham-saham sektor energi khususnya batubara, alasannya kenaikan harga komoditas yang tinggi, tapi harga sahamnya malah stagnan.Saya merekomendasikan Buy untuk ADRO, UNTR, PGAS, MTDL untuk jangka menengah," tuturnya.

Untuk diketahui, penutupan indeks hari ini membawa valuasi IHSG masih di area positif, secara sepekan (0,69%), sebulan (1,96%), dan year to date (15,88%).

Beberapa indeks lain juga terpantau melemah seperti: MNC36 (-0,53%) di 289,7, JII (-0,23%) di 541,1, dan LQ45 (-0,40%) di 862,6.

Dana investor domestik masih mendominasi transaksi bursa yakni sekitar 78,08% dibanding investor asing yang mencapai 21,92%.

Menilik aktivitas asing, terpantau hari ini sebesar Rp428,42 miliar dana asing masuk ke pasar reguler. Sedangkan aksi jual terlihat di market negosiasi-tunai mencapai Rp73,13 miliar. Sehingga akumulasi all-market menunjukkan asing masih net-buy sebesar Rp355,29 miliar.

Sementara indeks di kawasan Asia juga bergerak variatif yaitu: N225 Jepang (-0,62%) di 30.323, STI Singapura (0,21%) di 3065, HSI Hong Kong (-1,46%) di 24.667, dan KOSPI Korea (-0,74%) di 3130. (TIA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD