Selain itu, investor juga mulai mencermati implementasi kebijakan ekspor satu pintu melalui PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI). Meski begitu, saat ini kebijakan tersebut masih berada pada tahap administrasi dan dokumentasi sehingga dampaknya terhadap perekonomian belum signifikan.
Dari sisi global, kata dia, situasinya cukup menantang. Perang di Timur Tengah yang berkepanjangan membuat harga minyak mentah dunia tetap berada di level tinggi. Selain itu, bank sentral di sejumlah negara mulai mengetatkan kebijakan moneternya seiring kenaikan ekspektasi inflasi.
"Kondisi ini membuat investor global cenderung memilih negara maju yang menawarkan imbal hasil lebih menarik dibandingkan pasar negara berkembang seperti Indonesia," katanya.
(Rahmat Fiansyah)