AALI
8825
ABBA
238
ABDA
6025
ABMM
4370
ACES
625
ACST
197
ACST-R
0
ADES
7100
ADHI
760
ADMF
8425
ADMG
167
ADRO
3890
AGAR
302
AGII
2370
AGRO
620
AGRO-R
0
AGRS
102
AHAP
105
AIMS
250
AIMS-W
0
AISA
147
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1585
AKRA
1315
AKSI
330
ALDO
700
ALKA
298
ALMI
398
ALTO
172
Market Watch
Last updated : 2022/09/26 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
534.83
-1.31%
-7.08
IHSG
7085.34
-1.3%
-93.25
LQ45
1012.68
-1.26%
-12.95
HSI
18025.82
0.52%
+92.55
N225
26619.53
-1.97%
-534.30
NYSE
13796.99
-2.26%
-319.60
Kurs
HKD/IDR 1,914
USD/IDR 15,031
Emas
792,736 / gram

Imbal Hasil Treasury AS Turun, Harga Emas Dunia Naik Tipis Jadi USD1.800 per Ounce

MARKET NEWS
Anggie Ariesta
Sabtu, 13 Agustus 2022 10:16 WIB
Harga emas dunia naik tipis pada akhir perdagangan Jumat (Sabtu pagi WIB) didorong oleh sentimen penurunan imbal hasil Treasury Amerika Serikat (AS).
Imbal Hasil Treasury AS Turun, Harga Emas Dunia Naik Tipis Jadi USD1.800 per Ounce (Dok.MNC)
Imbal Hasil Treasury AS Turun, Harga Emas Dunia Naik Tipis Jadi USD1.800 per Ounce (Dok.MNC)

IDXChannel- Harga emas dunia naik tipis pada akhir perdagangan Jumat (Sabtu pagi WIB) didorong oleh sentimen penurunan imbal hasil Treasury Amerika Serikat (AS).

Harga emas hari ini di pasar spot naik 0,6% menjadi USD1.800,196 per ounce dan menuju kenaikan mingguan lebih dari 1%. Sedangkan harga emas berjangka AS naik 0,54% pada USD 1.817,00.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Desember di divisi Comex New York Exchange, menguat USD8,30 atau 0,87%, menjadi ditutup pada USD1.791,20 per ounce, demikian dilansir dari Antara, Sabtu (13/8/2022).

Harga emas terpantau naik 1,3% untuk pekan ini, meraih kenaikan untuk minggu keempat berturut-turut yang terpanjang sejak 31 Desember 2021.

“Saat ini pasar emas melihat beberapa short-covering dan didukung oleh imbal hasil yang lebih rendah,” kata Kepala Strategi Komoditas di TD Securities, Bart Melek.

Imbal hasil Treasury AS turun setelah minggu yang bergejolak karena investor mengevaluasi apakah perlambatan nyata dalam kenaikan inflasi dapat mengurangi kecepatan kenaikan suku bunga Bank Sentral AS, Federal Reserve (The Fed).

Data yang dirilis awal pekan ini menunjukkan bahwa inflasi di AS telah mereda, setelah itu pelaku pasar menurunkan ekspektasi kenaikan suku bunga agresif oleh The Fed.

Namun, komentar The Fed baru-baru ini terus menjadi hawkish, yang telah menghentikan logam agar tidak menembus di atas level USD1.800.

Sementara itu, harga domestik yang tinggi menahan permintaan emas fisik di India minggu ini, sementara ketidakpastian seputar perkembangan terkait Taiwan mendorong importir emas batangan di China untuk menunda pembelian besar. 

Halaman : 1 2
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD