Manajemen menjelaskan, pelaksanaan buyback seluruhnya menggunakan dana internal perseroan dengan tetap menjaga kondisi keuangan, kecukupan modal kerja, serta ketersediaan sumber pendanaan untuk mendukung operasional.
Saham hasil buyback yang masih tersimpan sebagai treasury stock juga dapat dimanfaatkan perseroan untuk berbagai aksi korporasi di masa mendatang sesuai ketentuan yang berlaku, termasuk pengalihan atau penggunaan untuk program insentif.
Hingga Selasa (7/7/2026), saham IMPC turun 1,62 persen ke Rp1.520 dengan mencatatkan penguatan 10,55 persen dalam satu bulan.
(DESI ANGRIANI)