Di sisi lain, Dana Moneter Internasional (IMF) kembali memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi global 2026 menjadi 3 persen dengan alasan meningkatnya risiko akibat konflik di Timur Tengah.
Risalah rapat The Fed bulan lalu juga menunjukkan kekhawatiran pejabat bank sentral terhadap prospek inflasi masih cukup tinggi. Pelaku pasar kini memperkirakan peluang kenaikan suku bunga The Fed pada pertemuan Desember semakin besar.
Volume transaksi di bursa AS tercatat relatif sepi dengan 17,8 miliar saham berpindah tangan, lebih rendah dibandingkan rata-rata 23 miliar saham dalam 20 sesi perdagangan terakhir.
(Rahmat Fiansyah)