"Perseroan meyakini THI mampu menyelesaikan dengan baik dan konstruktif seluruh kewajiban atau utang kepada semua kreditur (termasuk Bank Mayapada) melalui komunikasi dan koordinasi dengan seluruh pihak terkait, termasuk kreditur dan pemangku kepentingan lainnya," katanya.
Bank Mayapada sebelumnya mengajukan gugatan pailit atas THI namun dicabut pada 29 Juni 2026. Gugatan tersebut kemudian beralih kepada materi PKPU.
Sebagai informasi, THI adalah pengembang Apartemen Regatta. Menurut Theresia, gugatan tersebut sejak awal bertentangan dengan Surat Edaran Mahkamah Agung (SEMA) Nomor 3 Tahun 2023 di mana pengembang apartemen atau rumah susun tidak dapat dimohonkan pailit atau PKPU.
Dalam SEMA tersebut, sengketa dengan pengembang properti apartemen atau rusun akan melibatkan banyak konsumen dan kepentingan yang kompleks. Di samping itu, aturan tersebut juga untuk melindungi hak pembeli unit agar tidak dirugikan secara sepihak.
(Rahmat Fiansyah)