Sementara itu, CEO Sucor Sekuritas Bernadus Wijaya menilai respons positif investor terhadap saham JELI didukung oleh fundamental perusahaan yang telah dibangun selama lebih dari tiga dekade.
"JELI telah beroperasi selama lebih dari 35 tahun. Selama periode tersebut, Perseroan terus mengembangkan produk-produk baru yang disesuaikan dengan kebutuhan konsumen. Menurut kami, rekam jejak tersebut menjadi salah satu aspek yang diperhatikan dalam melihat prospek bisnis Perseroan," ujarnya.
Ia menambahkan, investor saat ini semakin selektif dalam memilih emiten yang memiliki prospek pertumbuhan jangka panjang.
"JELI didukung oleh portofolio merek, jaringan distribusi, dan pengalaman operasional yang telah dibangun selama puluhan tahun. Aspek-aspek tersebut menjadi bagian dari faktor yang diperhatikan investor dalam menilai prospek Perseroan," kata Bernadus.
Bernadus mengatakan pergerakan saham JELI pada awal perdagangan merupakan bagian dari dinamika pasar. Menurutnya, investor umumnya mempertimbangkan berbagai faktor, termasuk fundamental perusahaan, tata kelola, dan strategi bisnis dalam mengambil keputusan investasi.
Sementara itu, Perseroan menyatakan akan melanjutkan fokus pada pengembangan produk, perluasan pasar, dan peningkatan efisiensi operasional sebagai bagian dari strategi bisnis ke depan. Perseroan berharap langkah tersebut dapat mendukung pertumbuhan usaha yang berkelanjutan dan memberikan nilai tambah bagi para pemegang saham.
(Shifa Nurhaliza Putri)