PURI sendiri telah menargetkan lonjakan pendapatan signifikan pada 2025, naik 837,52 persen menjadi Rp141,78 miliar, dengan proyeksi laba bersih Rp9,4 miliar.
Peningkatan ini akan didukung oleh proyek-proyek strategis senilai total Rp880 miliar, antara lain Monde City Phase II, Monde Raffle Business District, dan Tembesi Landed Residential.
Proyek-proyek tersebut menjadi pondasi utama dalam memperkuat arus kas dan kinerja fundamental perusahaan, sekaligus membuka ruang bagi ekspansi lebih luas ke sektor infrastruktur nasional.
Dalam mendukung ekspansi jangka panjang, PURI juga tengah membangun struktur bisnis yang lebih efisien melalui penguatan rantai pasok internal, mulai dari batching plant, logistik, rental alat berat, hingga distribusi material bangunan dan kelistrikan.
"Langkah ini memperkuat posisi PURI untuk berpartisipasi dalam proyek-proyek skala besar yang membutuhkan efisiensi dan kendali biaya yang optimal," ujar Agus.
Dengan beragam pertimbangan tersebut, Agus pun menilai bahwa langkah ekspansif PURI ke arah proyek-proyek strategis nasional dapat dinilai pasar sebagai sinyal positif terhadap kemampuan perusahaan membaca arah pembangunan Indonesia.