AALI
9950
ABBA
0
ABDA
0
ABMM
780
ACES
1515
ACST
280
ACST-R
0
ADES
1675
ADHI
1065
ADMF
8250
ADMG
163
ADRO
1185
AGAR
448
AGII
1190
AGRO
1005
AGRO-R
0
AGRS
320
AHAP
77
AIMS
284
AIMS-W
0
AISA
288
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
456
AKRA
3130
AKSI
800
ALDO
675
ALKA
238
ALMI
226
ALTO
326
Market Watch
Last updated : 2021/04/16 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
483.36
-0.1%
-0.50
IHSG
6086.26
0.11%
+6.76
LQ45
907.67
-0.08%
-0.77
HSI
28969.71
0.61%
+176.57
N225
29642.69
0.07%
+21.70
NYSE
16116.85
0.73%
+116.70
Kurs
HKD/IDR 1,884
USD/IDR 14,643
Emas
831,440 / gram

Kinerja PNM Positif di 2020, Siap Bersinergi dengan Ultra Mikro

MARKET NEWS
Shifa Nurhaliza
Jum'at, 05 Maret 2021 09:00 WIB
PT PNM siap Bersinergi dengan Ultra Mikro ditunjang kinerja yang positif sepanjang 2020
PT PNM siap Bersinergi dengan Ultra Mikro ditunjang kinerja yang positif sepanjang 2020. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Rencana pemerintah membentuk sinergi BUMN untuk Ultra Mikro (UMi) disambut baik PT Permodalan Nasional Madani (Persero), salah satu perusahaan yang akan menjadi objek kebijakan ini. Sejauh ini, kinerja PNM terjaga positif sebagai BUMN yang aktif menjalankan program-program pemberdayaan UMKM dan UMi. 

Executive Vice President Keuangan dan Operasional PNM Sunar Basuki berkata, perusahaannya siap mengikuti arahan pemerintah dalam pembentukan sinergi BUMN untuk ultra mikro. Sunar menyebutkan, saat ini proses sinergi antara PNM dengan PT Pegadaian (Persero) dan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. tengah dalam tahap pendalaman.

“Namun, kami akan ikut arahan pemerintah. Kami pun tentu melakukan persiapan-persiapan untuk aksi korporasi ini," kata Sunar, dalam keterangan resminya, Kamis (4/3/2021).

Dia mengatakan, Kondisi perusahaan kini dalam kategori sangat sehat. Hal tersebut membuat PNM akan tetap melakukan ekspansi pembiayaan secara agresif sepanjang 2021.

Sekadar informasi, sepanjang 2020 PNM menyalurkan pembiayaan senilai Rp26,9 triliun bagi 7,9 juta nasabah Mekaar dan UlaMM. Likuiditas PNM juga terjaga, dengan catatan aset perusahaan ini pada periode yang sama mencapai Rp31,7 triliun, dan laba bersih Rp358 miliar.

"Kondisi ekonomi ultra mikro saat ini pun sudah sangat membaik. Kami berharap dapat membatu pemulihan ekonomi lebih cepat," tandasnya. (TIA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD