IDXChannel - Dua emiten grup Indofood yakni, PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) dan PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) kompak tergerus pada paruh pertama tahun ini atau sepanjang semester I 2022.
Dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), laba INDF tergerus 16% menjadi Rp2,90 triliun dari sebelumnya sebesar Rp3,43 triliun. Adapun, ICBP mengalami penurunan laba sebesar 40% menjadi Rp1,93 triliun dari sebelumnya sebesar Rp3,22 triliun.
CEO and Founder Tiamo Capital Hendra Martono Liem mengatakan, gerak saham INDF akan mengalami penurunan dan menguji harga di level Rp7.925. Untuk kembali menguat, ICBP akan menuju area bottom box di level 8.600. ICBP pada perdagangan hari ini melemah 4,87% atau 425 poin ke Rp8.300.
“Jika ICBP belum mampu menuju ke atas bottom box, maka tekanan ke arah bawah masih akan sangat kuat,” kata Hendra dalam 2nd Session Closing IDX Channel, Rabu (31/8/2022).