Selanjutnya, gerak saham grup Indofood lainnya yakni ICBP disebut masih kurang bagus dari INDF. Hendra menyebut, belum ada sinyal pembalikkan arah dari INDF. Pada perdagangan hari ini, INDF turun cukup dalam sebesar 4,23% atau 275 poin ke Rp6.225
Meski laba bersih hingga Juni 2022 merosot, angka penjualan keduanya naik dengan INDF naik sebesar 12% menjadi Rp52,79 triliun dari sebelumnya Rp47,29 triliun, dan ICBP yang membukukan kenaikan pendapatan sebesar 16% menjadi Rp32,59 triliun dari Rp28,20 triliun.
Direktur Utama ICBP dan INDF Anthoni Salim mengatakan, penurunan laba bersih kedua perusahaan dikarenakan adanya rugi kurs yang belum terealisasi, yang timbul dari kegiatan pendanaan.
“Kami akan terus fokus pada upaya mempertahankan keseimbangan antara volume penjualan dan profitabilitas di pasar luar negeri maupun dalam negeri,” kata Anthoni dalam keterangan resminya, Rabu (31/8/2022).
(DES)