AALI
9350
ABBA
286
ABDA
0
ABMM
2430
ACES
735
ACST
199
ACST-R
0
ADES
6150
ADHI
795
ADMF
8150
ADMG
176
ADRO
3140
AGAR
322
AGII
2280
AGRO
775
AGRO-R
0
AGRS
113
AHAP
104
AIMS
254
AIMS-W
0
AISA
156
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1535
AKRA
1155
AKSI
272
ALDO
750
ALKA
292
ALMI
302
ALTO
193
Market Watch
Last updated : 2022/08/16 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
540.17
0.9%
+4.81
IHSG
7121.46
0.4%
+28.18
LQ45
1013.93
0.81%
+8.14
HSI
19765.62
-1.37%
-275.24
N225
28868.91
-0.01%
-2.87
NYSE
15794.33
-0.06%
-10.05
Kurs
HKD/IDR 190
USD/IDR 14,725
Emas
843,472 / gram

Laba Merosot, Pendapatan PP Properti (PPRO) Kuartal III-2021 Turun 33,7 Persen

MARKET NEWS
Anggie Ariesta
Kamis, 04 November 2021 13:25 WIB
Pendapatan usaha PP Properti hanya Rp847 miliar hingga kuartal III-2021 atau turun 33,7 persen dibandingkan dengan periode yang sama.
Laba Merosot, Pendapatan PP Properti (PPRO) Kuartal III-2021 Turun 33,7 Persen
Laba Merosot, Pendapatan PP Properti (PPRO) Kuartal III-2021 Turun 33,7 Persen

IDXChannel - Kinerja PT PP Properti Tbk (PPRO) hingga September 2021 kurang memuaskan. Terlihat dari pendapatan usaha PP Properti hanya Rp847 miliar hingga kuartal III-2021 atau turun 33,7 persen dibandingkan dengan periode yang sama pada 2020 yang mencapai Rp1,27 triliun.

Mengutip laporan keuangan dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Kamis (4/11/2021), pendapatan PP Properti tersebut dikontribusi dari penjual realiti yakni penjualan apartemen sebesar Rp576,8 miliar dan penjualan tanah Rp200 miliar.

Kemudian, pendapatan properti memberikan kontribusi sebesar Rp 70,6 miliar, yang terdiri dari pendapatan hotel Rp41,5 miliar, pendapatan service charge Rp19,3 miliar dan pendapatan sewa Rp9,7 miliar.

Sementara jumlah laba hingga kuartal III-2021 tercatat sebesar Rp13,2 miliar. Jumlah itupun amblas 84,01 persen dibandingkan periode yang sama di tahun sebelumnya yang mencapai Rp82,8 miliar.

Alhasil, laba bersih yang dapat diatribusikan ke entitas induk PPRO anjlok 84,72 persen dari Rp76,48 miliar menjadi Rp11,68 miliar di akhir September 2021.

Adapun, PP Properti juga membukukan beban pokok penjualan sebesar Rp742,5 miliar. Sehingga laba kotor PPRO tercatat hanya Rp105,2 miliar atau turun 50 persen dibandingkan periode yang sama di tahun lalu.

Di sisi liabilitas, PPRO mencatat total liabilitas sebesar Rp15 triliun sementara total ekuitas sebesar Rp4,5 triliun. Di tambah juga total aset yang tercatat oleh perseroan hingga September 2021 adalah sebesar Rp19,6 triliun. (NDA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD