IDXChannel - PT Ramayana Lestari Sentosa Tbk (RALS) mencatatkan pelemahan kinerja sepanjang 2025. Perusahaan ritel tersebut meraup laba bersih Rp265 miliar, turun 16 persen dibandingkan 2024 yang mencapai Rp314 miliar.
Sejalan dengan kondisi tersebut, harga saham RALS juga ikut tertekan. Pada penutupan perdagangan Jumat (27/3/2026), saham RALS anjlok 7,6 persen ke level Rp440.
Pelemahan tersebut terjadi pada sesi II perdagangan saat pasar langsung bereaksi negatif atas laporan keuangan Ramayana. Kendati demikian, saham RALS masih terpantau menguat lebih dari 5 persen sejak awal 2026.
Berdasarkan laporan keuangan tahunan Ramayana yang diterbitkan Jumat (28/3/2026), pendapatan melemah 14 persen menjadi Rp2,36 triliun. Penjualan barang beli putus turun 16 persen menjadi Rp1,72 triliun, sedangkan komisi penjualan konsinyasi terkoreksi 8,4 persen menjadi Rp643 miliar.
Penurunan ini tidak terlepas dari lesunya daya beli masyarakat, mengingat segmentasi pasar perseroan ada di kelas menengah dan bawah. Department store masih mendominasi dengan porsi hampir 90 persen dan sisanya berasal dari supermarket.