Artinya, biaya pembangunan di Jakarta sekitar 23 persen lebih rendah, berdasarkan data Turner & Townsend.
Indonesia juga menawarkan fleksibilitas kepemilikan asing untuk sejumlah aktivitas terkait DC serta berbagai insentif investasi.
Di Batam, keberadaan Nongsa Digital Park sebagai kawasan ekonomi khusus turut menyediakan infrastruktur DC dan konektivitas kabel bawah laut yang mendukung pengembangan ekosistem digital.
Namun, UOB mengingatkan, ketersediaan listrik dapat menjadi salah satu hambatan utama bagi ekspansi DC Indonesia.
Kapasitas pembangkit terpasang Indonesia mencapai 107,5 gigawatt (GW) pada 2025, tetapi cadangan daya dalam jangka pendek relatif terbatas.