sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Lonjakan Harga Minyak Mereda, Wall Street Dibuka Menguat

Market news editor Desi Angriani
17/03/2026 21:55 WIB
Penguatan ini melanjutkan tren positif pada perdagangan sebelumnya, didorong optimisme pasar terhadap potensi pembukaan kembali Selat Hormuz.
Lonjakan Harga Minyak Mereda, Wall Street Dibuka Menguat (Foto: dok AP)
Lonjakan Harga Minyak Mereda, Wall Street Dibuka Menguat (Foto: dok AP)

Sejumlah sekutu AS seperti Inggris dan Prancis membuka peluang diskusi dukungan, sementara Jerman dan Jepang justru menolak permintaan bantuan dari Presiden Donald Trump.

Di pasar komoditas, harga minyak tetap berada di level tinggi. Kontrak Brent crude naik 1,7 persen ke USD101,95 per barel, sedangkan West Texas Intermediate (WTI) menguat 1,9 persen ke USD94,18 per barel. 

Secara keseluruhan, harga minyak telah melonjak lebih dari 40 persen sejak dimulainya serangan gabungan AS-Israel terhadap Iran pada akhir Februari.

Ketegangan semakin meningkat setelah laporan serangan terhadap kapal tanker di dekat pelabuhan Fujairah, Uni Emirat Arab. 

Insiden tersebut, meski hanya menyebabkan kerusakan ringan, menambah kekhawatiran terhadap keamanan jalur distribusi energi global. Selain itu, kebakaran di fasilitas minyak utama yang diduga dipicu drone turut memperburuk risiko gangguan pasokan.

Halaman : 1 2 3 4
Advertisement
Advertisement