AALI
12225
ABBA
194
ABDA
6250
ABMM
2950
ACES
985
ACST
159
ACST-R
0
ADES
6200
ADHI
715
ADMF
8075
ADMG
181
ADRO
3160
AGAR
332
AGII
2050
AGRO
920
AGRO-R
0
AGRS
124
AHAP
63
AIMS
250
AIMS-W
0
AISA
152
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1160
AKRA
1015
AKSI
374
ALDO
945
ALKA
308
ALMI
280
ALTO
204
Market Watch
Last updated : 2022/05/27 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
539.29
0%
0.00
IHSG
6883.50
0%
0.00
LQ45
1009.51
0%
0.00
HSI
20697.36
2.89%
+581.16
N225
26781.68
1.44%
+378.84
NYSE
0.00
-100%
-15035.87
Kurs
HKD/IDR 1,866
USD/IDR 14,657
Emas
875,693 / gram

Matahari (MPPA) Target Dana Rights Issue hingga Rp800 Miliar

MARKET NEWS
Shifa Nurhaliza
Senin, 07 Juni 2021 10:45 WIB
Emiten berkode saham MPPA ini menyebutkan akan meningkatkan modal ditempatkan lewat penerbitan HMETD atau rights issue.
Matahari (MPPA) Target Dana Rights Issue hingga Rp800 Miliar (FOTO:MNC Media)
Matahari (MPPA) Target Dana Rights Issue hingga Rp800 Miliar (FOTO:MNC Media)

IDXChannel - PT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA) bersiap menggelar aksi korporasi terbaru. Emiten pengelola jaringan gerai Hypermart ini akan menerbitkan saham baru dengan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD). 

Dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia, Jumat (4/6/2021), emiten berkode saham MPPA ini menyebutkan akan meningkatkan modal ditempatkan lewat penerbitan HMETD atau rights issue. 

Pelaksanaan HMETD tersebut direncanakan selambatnya pada bulan Agustus 2021 dengan memperhatikan persyaratan sebagaimana ditentukan berdasarkan ketentuan di bidang pasar modal. 

Manajemen MPPA menyampaiakn bahwa aksi korporasi ini masih harus mengantongi persetujuan pemegang saham dalam rapat umum pemegang saham luar biasa serta pengajuan dokumen pernyataan pendaftaran kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Jumlah maksimum HMETD serta persyaratan sehubungan dengan HMETD akan disampaikan kemudian sesuai dengan jadwal pelaksanaan HMETD. 

Sebelumnya, manajemen MPPA menyebutkan proses rights issue masih dalam persiapan. MPPA menyebut, penambahan modal yang dibidik dari rights issue berkisar Rp500 miliar hingga Rp800 miliar. 

Dana tersebut nantinya akan dipakai untuk memperkuat neraca perusahaan, modal kerja, mendukung strategi omni channel, penguatan jaringan dan logistik, serta mengembangkan analisa big data.


(SANDY)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD