AALI
0
ABBA
0
ABDA
0
ABMM
0
ACES
1320
ACST
0
ACST-R
0
ADES
0
ADHI
0
ADMF
0
ADMG
0
ADRO
1345
AGAR
0
AGII
0
AGRO
0
AGRO-R
0
AGRS
0
AHAP
0
AIMS
0
AIMS-W
0
AISA
0
AISA-R
0
AKKU
0
AKPI
0
AKRA
3610
AKSI
0
ALDO
0
ALKA
0
ALMI
0
ALTO
0
Market Watch
Last updated : 2021/08/02 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
441.96
0.86%
+3.78
IHSG
6098.01
0.46%
+27.97
LQ45
830.24
0.87%
+7.20
HSI
25961.03
-1.35%
-354.27
N225
27686.39
1.48%
+402.80
NYSE
16602.29
-0.57%
-94.85
Kurs
HKD/IDR 1,859
USD/IDR 14,460
Emas
844,281 / gram

Matahari (MPPA) Target Dana Rights Issue hingga Rp800 Miliar

MARKET NEWS
Shifa Nurhaliza
Senin, 07 Juni 2021 10:45 WIB
Emiten berkode saham MPPA ini menyebutkan akan meningkatkan modal ditempatkan lewat penerbitan HMETD atau rights issue.
Matahari (MPPA) Target Dana Rights Issue hingga Rp800 Miliar (FOTO:MNC Media)

IDXChannel - PT Matahari Putra Prima Tbk (MPPA) bersiap menggelar aksi korporasi terbaru. Emiten pengelola jaringan gerai Hypermart ini akan menerbitkan saham baru dengan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD). 

Dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia, Jumat (4/6/2021), emiten berkode saham MPPA ini menyebutkan akan meningkatkan modal ditempatkan lewat penerbitan HMETD atau rights issue. 

Pelaksanaan HMETD tersebut direncanakan selambatnya pada bulan Agustus 2021 dengan memperhatikan persyaratan sebagaimana ditentukan berdasarkan ketentuan di bidang pasar modal. 

Manajemen MPPA menyampaiakn bahwa aksi korporasi ini masih harus mengantongi persetujuan pemegang saham dalam rapat umum pemegang saham luar biasa serta pengajuan dokumen pernyataan pendaftaran kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Jumlah maksimum HMETD serta persyaratan sehubungan dengan HMETD akan disampaikan kemudian sesuai dengan jadwal pelaksanaan HMETD. 

Sebelumnya, manajemen MPPA menyebutkan proses rights issue masih dalam persiapan. MPPA menyebut, penambahan modal yang dibidik dari rights issue berkisar Rp500 miliar hingga Rp800 miliar. 

Dana tersebut nantinya akan dipakai untuk memperkuat neraca perusahaan, modal kerja, mendukung strategi omni channel, penguatan jaringan dan logistik, serta mengembangkan analisa big data.


(SANDY)

Rekomendasi Berita
Berita Terkait
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD