AALI
9925
ABBA
410
ABDA
0
ABMM
1570
ACES
1270
ACST
238
ACST-R
0
ADES
3000
ADHI
1080
ADMF
7800
ADMG
195
ADRO
1905
AGAR
336
AGII
1440
AGRO
2270
AGRO-R
0
AGRS
191
AHAP
70
AIMS
450
AIMS-W
0
AISA
204
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
990
AKRA
4280
AKSI
404
ALDO
910
ALKA
238
ALMI
250
ALTO
276
Market Watch
Last updated : 2021/12/08 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
507.19
-0.06%
-0.31
IHSG
6617.89
0.23%
+15.33
LQ45
949.56
-0.06%
-0.61
HSI
24053.21
0.29%
+69.55
N225
28774.05
1.12%
+318.45
NYSE
16853.57
1.58%
+261.60
Kurs
HKD/IDR 1,846
USD/IDR 14,405
Emas
828,991 / gram

Mau Cuan? Lima Saham Blue Chip Termurah Ini Bisa Jadi Pilihan

MARKET NEWS
Shifa Nurhaliza
Selasa, 12 Oktober 2021 15:55 WIB
Saham Blue Chip termurah tentu menjadi incaran para investor di pasar modal Indonesia.
Mau Cuan? Lima Saham Blue Chip Termurah Ini Bisa Jadi Pilihan. (Foto: Saham Blue Chip Termurah)
Mau Cuan? Lima Saham Blue Chip Termurah Ini Bisa Jadi Pilihan. (Foto: Saham Blue Chip Termurah)

IDXChannel Saham Blue Chip termurah tentu menjadi incaran para investor di pasar modal Indonesia. Dalam berinvestasi saham, tidak ada salahnya jika Anda mencermati saham-saham unggulan atau yang dikenal dengan blue chip.

Saham blue chip ini merupakan saham dengan kapitalisasi pasar yang besar (big cap) di indeks LQ45 dan saham-saham dengan fundamental yang bagus namun tergolong murah atau undervalued. Deretan saham-saham di blue chip ini memang menjadi salah satu saham yang banyak diminati karena memiliki nilai return of investment (ROI) dan keuntungan yang stabil.

Memegang andil yang cukup tinggi pada sektornya, membuat deretan saham blue chip ini terlihat sangat unggul jika dibandingkan dengan saham lainnya. Saham blue chip ini juga memiliki tingkat fluktuasi yang tajam yang mengakibatkan harga saham yang ikut naik di setiap tahunnya.

Adapun salah satu ciri-ciri dari saham Blue Chip yaitu mempunyai rasio utang dan aset yang stabil seperti saham di sektor perbankan yang memiliki Debt to Equity Ratio tidak lebih dari 15%. Dengan demikian, berikut deretan saham blue chip termurah yang sudah dirangkum tim IDX Channel:

1. Bank Rakyat Indonesia (BRI) (BBRI)
Bank Rakyat Indonesia atau Bank BRI (BBRI) yang merupakan salah satu emiten dari sektor perbankan BUMN yang banyak diminati investor dan masuk ke dalam deretan saham blue chip.

BBRI dikenal sebagai salah satu perusahaan sektor perbankan BUMN yang secara resmi menjadi perusahaan terbuka di Bursa Efek Indonesia (BEI) sejak 10 November 2003. Adapun mayoritas pemilik saham BBRI ini yaitu pemerintahan Republik Indonesia dengan rata-rata kepemilikan saham di atas 50%.

Emiten berkode saham BBRI ini menjadi salah satu incaran dan pilihan utama para investor karena memiliki performa yang positif, aktif, serta memiliki fundamental yang baik.

Adapun saham BBRI memiliki nilai kapitalisasi pasar yang fantastis yakni sebesar Rp372,35 triliun per tanggal 31 Maret 2020. Pantas saja saham BBRI ini bias menjadii pilihan investasi jangka panjang untuk para investor, sebab jumlah saham yang beredar di market telah mencapai lebih dari 123.345.810.000.

Harga terkini saham BBRI pada bulan Oktober 2021 ini berada di level 4.220 per lembar dengan nillai volume share sebesar 180,52 miliar.

2. Unilever Indonesia (UNVR)
Saham blue chip temurah kedua yakni saham milik emiten yang bergerak dibidang consumer goods terbesar di Indonesia, Unilever Indonesia (UNVR). Pada tanggal 11 Januari 1982, emiten berkode saham UNVR ini telah menjadi perusahaan terbuka di Bursa Efek Indonesia (BEI).

UNVR menjadi salah satu saham incaran para investor dan tak sedikit juga investor yang menjadikan saham UNVR ini menjadi investasi jangka panjang. Hal itu dapat dipertimbangkan dengan Return Of Equity (ROE) emiten UNVR yang sejak tahun 2014 sudah mencapai 100 %.

Kemudian, pada 2018 ROE saham UNVR ini kembali meningkat hingga 14 %. Maka tak heran banyak investor memburu saham UNVR saat sedang mengalami penurunan harga. Pasalnya di 2003, harga saham UNVR mulai bergerak di kisaran Rp1,940 per lembar saham kemudian harga tersebut meroket jadi Rp 54.400 di per Januari 2018.

Hal inilah yang menjadikan saham Unilever (UNVR) merupakan saham blue chip dengan fundamental yang cocok untuk dijadikan investasi jangka panjang. Harga terkini saham UNVR per 12 Oktober 2021 yaitu 4.900 per lembar sahamnya.

3. Telkom Indonesia (TLKM)
Emiten disektor telekomunikasi, Telkom Indonesia (TLKM) telah menjadi perusahaan tercatat di BEI sejak 14 November 1995. Saham TLKM ini secara mayoritas dikuasai oleh pemerintah RI dengan kepemilikan saham rata-rata mencapai 50 %.

Telkom Indonesia (TLKM) ini menjadi salah satu saham blue chip termurah karena memiliki konsistensi yang tinggi dalam memperoleh laba bersih setiap tahunnya dan selalu transparan terhadap laporan keuangan perseroan secara rutin dari tahun ke tahun.

TLKM ini bisa dikatakan sebagai perusahaan yang memiliki potensi besar di bidang telekomunikasi, oleh sebab itu saham TLKM ini cenderung diminati oleh para investor. Emiten TLKM ini memiliki kapitalisasi pasar sebesar Rp313,04 triliun dengan total saham yang beredar dan tercatar di BEI sebanyak 99.062.216.600 per 31 Maret 2020.

Adapun ROE yang dimiliki TLKM hingga saat ini terus bertumbuh positif hingga mencapai 22,03 % diawal tahun 2021. Sebelumnya, di 2018 TLKM telah mengeluarkan Rp16,2 triliun untuk membayar dividen atau setara dengan 90 % profit kepada para pemegang saham.

4. PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP)
Saham blue chip termurah selanjutnya yaitu PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP). Emiten produsen mie instant “Indomie” ini memiliki ROE hingga 21 % dan ROA 13,7 % [ada awal 2021. Nilai tersebut di atas rata-rata saham industri makanan yang tercatat di IDX atau BEI. 

5. PT Bank Negara Indonesia (BBNI)
Salah satu bank HIMBARA milik BUMN ini masuk kedalam daftar saham bluechip termurah. PT Bank Negara Indonesia (BNI) bergerak di bidang asuransi, keuangan, hingga sekuritas. Emiten berkode saham BBNI ini juga berfokus pada segmen korporasi, konsumen, dan ritel.

Pada tahun 2020 saham BBNI ini menjadi saham yang paling sering digunakan trading oleh para investor asing. Hal tersebut tentunya menjadi salah satu alasan saham BBNI ini layak menjadi salah satu koleksi saham blue chip bagi para investor. Harga terkini saham BBNI per 12 Oktober 2021 ini yakni berkisar di 6.400 per lembar sahamnya.

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD