AALI
8400
ABBA
590
ABDA
0
ABMM
1200
ACES
1290
ACST
248
ACST-R
0
ADES
2800
ADHI
905
ADMF
7700
ADMG
216
ADRO
1500
AGAR
356
AGII
1395
AGRO
2570
AGRO-R
0
AGRS
228
AHAP
70
AIMS
336
AIMS-W
0
AISA
202
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
590
AKRA
4130
AKSI
414
ALDO
730
ALKA
254
ALMI
238
ALTO
324
Market Watch
Last updated : 2021/09/24 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
460.94
0.12%
+0.54
IHSG
6144.82
0.03%
+2.10
LQ45
866.25
0.09%
+0.74
HSI
24192.16
-1.3%
-318.82
N225
30248.82
2.06%
+609.42
NYSE
0.00
-100%
-16352.18
Kurs
HKD/IDR 1,828
USD/IDR 14,245
Emas
803,749 / gram

Mau Rights Issue dan Dapat Investor Baru, Dua Emiten Erick Thohir Melesat

MARKET NEWS
Yulistyo Pratomo
Selasa, 27 Juli 2021 12:59 WIB
Rencana rights issue dan kedatangan investor baru membuat dua emiten media milik Menteri BUMN, Erick Thohir, melesat naik. Bahkan masuk ke jajaran top gainers.
Mau Rights Issue dan Dapat Investor Baru, Dua Emiten Erick Thohir Melesat. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Rencana rights issue dan kedatangan investor baru membuat dua emiten media milik Menteri BUMN, Erick Thohir, yakni PT Mahaka Media Tbk (ABBA) dan anak usahanya PT Mahaka Radio Integra Tbk (MARI) melesat naik. Bahkan masuk ke jajaran top gainers.

Berdasarkan pantauan RTI Business, Selasa (27/7/2021), hingga jeda makan siang saham melesat naik sebanyak 85 poin, atau 15,75 persen ke level 625 pada perdagangan pagi ini. Harga tersebut merupakan capaian tertinggi dalam tiga bulan terakhir.

Sebelum pengumuman akan menggelar rights issue, saham hanya bergerak di kisartan 160-292 sepanjang tiga bulan terakhir. Dengan demikian, harga melesat tinggi hingga 114,04 persen hingga hari ini.

Dengan frekuensi perdagangan sebesar 16.616, saham yang diperdagangkan mencapai 144,06 juta dan nilai transaksi mencapai Rp90,73 miliar. Sedangkan nilai Market Cap atas ABBA mencapai 1,72 triliun.

Hal yang sama juga terjadi pada MARI, di mana saham tersebut meraih tambahan 22 poin, atau 4,91% ke level 470 hingga jeda makan siang. Frekuensi dagang atas saham ini sebesar 27.687 dengan jumlah saham yang diperdagangkan mencapai 426,02 juta.

Dengan demikian, nilai transaksi atas ABBA mencapai Rp206,48 miliar dan besaran Market Cap sebesar Rp2,47 triliun.

Seperti diketahui, ABBA mengumumkan rencana aksi penambahan modal dengan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD) atau rights issue. Perseroan akan menerbitkan sebanyak-banyaknya 1,2 miliar saham dengan nilai nominal Rp100 lewat rights issue.

ABBA akan meminta restu dari para pemegang saham lewat Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang dilakukan bersamaan dengan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada 26 Agustus 2021 untuk menggela rights issue ini.

Rencananya, seluruh dana yang dihimpun dalam rights issue setelah dikurangi biaya emisi akan digunakan untuk modal kerja serta investasi di sektor teknologi digital. Investasi digital dilakukan melalui pengembangan usaha anak perusahaan serta investasi baru, pengembangan aplikasi, dan pembelian hardware.

Sedangkan MARI, pada Mei lalu mengumumkan akan mendapatkan suntikan pendanaan dari Kenangan Fund, sebuah wadah pendanaan dari Kopi Kenangan untuk startup di Tanah Air.

Pendanaan dari perusahaan modal ventura (venture capital/VC) ini menyusul komitmen yang sebelumnya terlebih dahulu diberikan oleh Alpha JWC Ventures dan Kinesys Group kepada MARI. (TYO)

Rekomendasi Berita
Berita Terkait
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD