AALI
9325
ABBA
278
ABDA
0
ABMM
2410
ACES
735
ACST
202
ACST-R
0
ADES
6150
ADHI
800
ADMF
8200
ADMG
176
ADRO
3150
AGAR
322
AGII
2250
AGRO
760
AGRO-R
0
AGRS
112
AHAP
106
AIMS
254
AIMS-W
0
AISA
157
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1535
AKRA
1165
AKSI
272
ALDO
755
ALKA
292
ALMI
302
ALTO
193
Market Watch
Last updated : 2022/08/16 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
541.49
1.15%
+6.13
IHSG
7133.45
0.57%
+40.18
LQ45
1016.36
1.05%
+10.57
HSI
19830.52
-1.05%
-210.34
N225
28868.91
-0.01%
-2.87
NYSE
0.00
-100%
-15804.38
Kurs
HKD/IDR 190
USD/IDR 14,725
Emas
840,925 / gram

Melonjak 137,6 Persen, Nanotech Indonesia (NANO) Kantongi Laba Rp3,09 Miliar

MARKET NEWS
Cahya Puteri Abdi Rabbi
Jum'at, 05 Agustus 2022 10:53 WIB
Hingga akhir Juni 2022, pendapatan perseroan juga mengalami peningkatan sebesar 83,43% menjadi Rp25,40 miliar dari sebelumnya sebesar Rp13,85 miliar. 
Melonjak 137,6 Persen, Nanotech Indonesia (NANO) Kantongi Laba Rp3,09 Miliar. Foto: MNC Media
Melonjak 137,6 Persen, Nanotech Indonesia (NANO) Kantongi Laba Rp3,09 Miliar. Foto: MNC Media

IDXChannel - PT Nanotech Indonesia Global Tbk (NANO) mengantongi laba bersih Rp3,09 miliar pada semester pertama tahun ini. Angka itu melonjak 137,62% dari periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp1,30 miliar.

Hingga akhir Juni 2022, pendapatan perseroan juga mengalami peningkatan sebesar 83,43% menjadi Rp25,40 miliar dari sebelumnya sebesar Rp13,85 miliar. 

Pendapatan dari segmen jasa tercatat naik sebesar 123,53% menjadi Rp19,56 miliar dari sebelumnya Rp8,75 miliar. Kemudian penjualan propolis tercatat sebesar Rp5,83 miliar atau naik dari sebelumnya Rp5,09 miliar.

Dari sisi pengeluaran, beban pokok pendapatan perseroan naik 73,39% menjadi Rp13,89 miliar dari sebelumnya Rp8,01 miliar. Beban usaha NANO juga naik dari sebelumnya Rp3,86 miliar menjadi Rp 7,41 miliar.

Adapun sepanjang semester I 2022, total nilai aset NANO tumbuh 324,89% jika dibandingkan dengan aset pada akhir 2021 yang sebesar Rp41,75 miliar. Pada semester I 2022, tercatat aset perseroan sebesar Rp 177,42 miliar.

Sementara itu, liabilitas NANO juga naik menjadi Rp11,32 miliar dari sebelumnya Rp3,46 miliar. Total ekuitas hingga akhir Juni 2022 sebesar Rp166,09 miliar, naik dari sebelumnya sebesar Rp38,28 miliar. 

Nanotech merupakan perusahaan teknologi yang memiliki inti bisnis berupa jasa layanan sains dan teknologi berbasis research and development (R&D), rekayasa material, dan nanoteknologi.

Mengutip laman perseroan, beberapa brand yang telah diluncurkan antara lain produk kecantikan EXCO Nano Gold, parfum Gardiaflow, pasta gigi Kidzano, hingga hand sanitizer Lemonilo Naturizer.

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD