AALI
9750
ABBA
286
ABDA
6250
ABMM
1350
ACES
1195
ACST
186
ACST-R
0
ADES
3300
ADHI
805
ADMF
7575
ADMG
170
ADRO
2190
AGAR
362
AGII
1430
AGRO
1275
AGRO-R
0
AGRS
152
AHAP
66
AIMS
358
AIMS-W
0
AISA
174
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1100
AKRA
725
AKSI
745
ALDO
1315
ALKA
296
ALMI
288
ALTO
242
Market Watch
Last updated : 2022/01/26 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
502.20
-0.08%
-0.40
IHSG
6554.11
-0.21%
-14.06
LQ45
938.00
-0.14%
-1.34
HSI
24283.31
0.16%
+39.70
N225
27101.98
-0.11%
-29.36
NYSE
16340.32
-0.45%
-73.65
Kurs
HKD/IDR 1,838
USD/IDR 14,325
Emas
851,136 / gram

Naik 26 Persen, Pendapatan MSIN Capai Rp1,3 Triliun hingga Triwulan III-2021

MARKET NEWS
Tia Komalasari/IDXChannel
Sabtu, 20 November 2021 10:43 WIB
PT MNC Studios International Tbk (MSIN) mencatatkan total pendapatan konsolidasi sebesar Rp1.312 miliar pada 9M-2021.
PT MNC Studios International Tbk (MSIN) mencatatkan total pendapatan konsolidasi sebesar Rp1.312 miliar pada 9M-2021.  (Foto: MNC Media)
PT MNC Studios International Tbk (MSIN) mencatatkan total pendapatan konsolidasi sebesar Rp1.312 miliar pada 9M-2021. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - PT MNC Studios International Tbk (MSIN), anak perusahaan PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN), mencatatkan total pendapatan konsolidasi sebesar Rp1.312 miliar pada 9M-2021. Pendapatan itu mengalami peningkatan sebesar 26% YoY dibandingkan 9M-2020 sebesar Rp1.043 miliar. 

Sedangkan pada Q3-2021, pendapatan tumbuh sebesar 3% YoY menjadi Rp337,2 miliar dari Rp326,7 miliar pada periode yang sama pada tahun sebelumnya. 

Direktur MSIN, Valencia Tanoesoedibjo, mengatakan perseroan dapat memproduksi volume konten lebih banyak ketika pembatasan sosial mulai dilonggarkan dengan kasus Covid yang secara signifikan mengalami penurunan. Akuisisi dan monetisasi IP perseoan juga telah tumbuh baik karena kami telah bekerjasama dengan berbagai mitra ternama. 

"Selain itu, kehadiran media sosial dan MCN kami terus berkembang dengan sangat pesat dikarenakan kami lebih efektif mempromosikan dan memproduksi konten digital. Terakhir, kami sangat senang dengan perilisan game terbaru kami yang akan datang, Rapid Fire, karena kami meyakini bahwa Rapid Fire akan menjadi nilai
tambah yang sangat besar bagi MSIN di tahun-tahun mendatang," kata Valencia, Sabtu (20/11/2021).

Melanjutkan dominasinya dengan keunggulan produksi konten milik Perseroan, MSIN
membukukan total pendapatan konten sebesar Rp1.305 miliar pada 9M-2021. Pendapatan itu meningkat 14% YoY dari Rp1.145 miliar pada periode yang sama tahun lalu. 

Sementara di Q3-2021, pendapatan konten naik sebesar 1% YoY menjadi Rp 415,7 miliar dibandingkan Rp409,9 miliar di tahun sebelumnya. Hal ini terutama disebabkan oleh ekspansi berkelanjutan dalam kemampuan produksi dan kinerja luar biasa yang dicapai oleh beberapa judul konten yang berada di posisi tertinggi sebagai program terbaik di sepanjang tahun. 

Selain itu, dominasi Perseroan dalam kemampuan produksi yang mendominasi pasar ini tercermin melalui kinerja yang mengesankan dari pangsa pasar produksi MSIN di mana output serial drama MSIN mencapai pangsa pasar nasional sebesar 37,1%, konten animasi kami dengan pangsa pasar nasional sebesar 42,6%, program realitas dengan pangsa pasar sebesar 47%, dan konten infotainment dengan pangsa pasar sebesar 32%.

Konten-konten yang diproduksi oleh MSIN berhasil mempertahankan kinerja terbaiknya dengan secara konsisten menduduki peringkat teratas dalam program drama, reality, animasi, dan infotainment. Hal ini menunjukkan komitmen jangka panjang Perseroan untuk senantiasa menghasilkan konten terbaik yang memenuhi kebutuhan audiens lokal di Indonesia. Selain itu, Perseroan terus memperluas portofolio kontennya dengan berfokus pada penciptaan dan perolehan IP dengan nilai strategis yang berbeda dari pasar yang lebih menyeluruh. Selanjutnya, IP tersebut dapat dimonetisasi melalui kesepakatan lisensi dengan
pihak ketiga lainnya.

Pendapatan digital Perseroan juga menunjukkan hasil yang luar biasa dengan tumbuh 123% YoY menjadi Rp293,3 miliar pada 9M-2021 dari sebelumnya Rp131,5 miliar pada periode yang sama tahun lalu. Hal ini sejalan dengan pencapaian pendapatan digital Q3-2021 yang tumbuh menjadi Rp104,7 miliar, mewakili pertumbuhan sebesar 83% YoY dari Rp57,1 miliar pada Q3 2020.

Pertumbuhan pendapatan digital MSIN terutama berasal dari produktivitas Perseroan di konten digital, serta kinerja monetisasi Perseroan yang luar biasa sebagai traffic generator terbesar di platform media sosial. Hingga saat ini, MSIN telah memiliki lebih dari 154,9 juta subscribers & 47,8 miliar views di YouTube, 57 juta followers & 3,7 miliar views di Facebook, dan 101,5 juta followers di TikTok.

Pendapatan Digital Talent manajemen milik Perseroan yaitu Star Media Nusantara menunjukkan perkembangan yang sangat pesat dengan memiliki lebih dari lebih dari 400 talent dan diperkirakan akan terus meningkat seiring dengan semakin banyaknya talent show yang kami tampilkan dalam beberapa bulan mendatang. Selain itu, Multi-Channel Network (MCN) milik Perseroan juga menunjukkan kontribusi yang luar biasa dengan memiliki lebih dari 81,6 juta subscribers dan 9,5 miliar views, semakin memperkuat dominasi kehadiran media sosial milik grup di industri
digital yang sudah ramai dan kompetitif di Indonesia.

Perseroan telah memperpanjang kerjasamanya dengan Montoon, pengembang dan penerbit video game internasional yang dimiliki oleh Nuverse, anak perusahaan ByteDance, untuk menyelenggarakan musim kedua dari program pencarian bakat yang berjudul Esports Star Indonesia. Selain itu di Q4-2021, MSIN akan merilis game milik Perseroan yang disebut Rapid Fire, yang akan mengusung First-Person Shooter (FPS) game, dan akan didukung oleh kekuatan pemasaran grup untuk pasar domestik dan internasional melalui GTV dan RCTI+.

Beban Langsung pada 9M-2021 tercatat sebesar Rp925,9 miliar, peningkatan sebesar 21% YoY dari Rp763,8 miliar pada periode yang sama di tahun lalu. Sementara itu pada Q3-2021, beban langsung mengalami peningkatan sebesar 3% YoY menjadi Rp231,3 miliar dari Rp224,1 miliar pada tahun 2020. Peningkatan beban langsung disebabkan oleh peningkatan volume produksi konten milik MSIN.

Beban umum dan administrasi meningkat sebesar 21% YoY menjadi Rp87 miliar di 9M-2021 dibandingkan sebesar Rp71,7 miliar pada 9M-2020. Sementara itu pada Q3-2021, beban umum dan administrasi mengalami sedikit penurunan sebesar 5% YoY menjadi Rp25,5 miliar dibandingkan Rp26,7 miliar di tahun sebelumnya. Peningkatan pada beban umum dan administrasi di sepanjang tahun tersebut terutama disebabkan oleh perluasan lini digital MSIN yang sejalan dengan pertumbuhan pendapatan digital Perseroan.

Pada 9M-2021, EBITDA Perseroan tercatat sebesar Rp315,7 miliar, meningkat sebesar 41% YoY dari Rp223,4 miliar pada 9M-2020, menunjukkan peningkatan pada marjin EBITDA sebesar 24,1% dari 21,4% di tahun sebelumnya. EBITDA pada Q3-2021 meningkat sebesar 18% YoY menjadi Rp87 miliar dari Rp73,9 miliar pada Q3-2020, dengan marjin EBITDA sebesar 25,8%. 

Di sisi lain, laba bersih MSIN tumbuh dengan baik sebesar 70% YoY, dari
Rp124,3 miliar pada 9M-2020 menjadi Rp211,2 miliar pada 9M-2021, mewakili margin laba bersih sebesar 16,1%. Untuk Q3-2021, laba bersih dibukukan sebesar Rp58,8 miliar dari Rp48,6 miliar pada periode yang sama tahun lalu, mengalami peningkatan sebesar 21% YoY dengan margin laba bersih sebesar 17,4%. (TIA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD