AALI
9650
ABBA
226
ABDA
0
ABMM
2370
ACES
790
ACST
168
ACST-R
0
ADES
7275
ADHI
820
ADMF
8075
ADMG
176
ADRO
2950
AGAR
324
AGII
2090
AGRO
725
AGRO-R
0
AGRS
122
AHAP
57
AIMS
250
AIMS-W
0
AISA
151
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1535
AKRA
1055
AKSI
294
ALDO
835
ALKA
298
ALMI
292
ALTO
204
Market Watch
Last updated : 2022/06/28 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
537.61
-0.34%
-1.85
IHSG
6996.46
-0.28%
-19.60
LQ45
1007.64
-0.31%
-3.10
HSI
22418.97
0.85%
+189.45
N225
27049.47
0.66%
+178.20
NYSE
0.00
-100%
-14811.55
Kurs
HKD/IDR 1,888
USD/IDR 14,835
Emas
871,303 / gram

Naik 5,16 Persen, ABDA Cetak Pendapatan Rp221,99 Miliar di Kuartal I-2022

MARKET NEWS
Fahmi Abidin
Minggu, 22 Mei 2022 05:30 WIB
(ABDA) melaporkan pendapatan perseroan pada Maret 2022, alami kenaikan 5,16% dibandingkan periode serupa di 2021.
Naik 5,16 Persen, ABDA Cetak Pendapatan Rp221,99 Miliar di Kuartal I-2022. (Foto: MNC Media)
Naik 5,16 Persen, ABDA Cetak Pendapatan Rp221,99 Miliar di Kuartal I-2022. (Foto: MNC Media)

IDXChannel –  Emiten PT Asuransi Bina Dana Arta Tbk (ABDA) melaporkan pendapatan perseroan pada Maret 2022, alami kenaikan 5,16% dibandingkan periode serupa di 2021 menjadi Rp221,99 miliar dari Rp211,10 miliar.

Dalam keterangan perseroan seperti dikutip dari keterbukaan informasi BEI, Jumat (20/5/2022), Corporate Secretary ABDA, Ratih Kusumadilaga mengungkapkan unsur-unsur yang memengaruhi kenaikan pendapatan tersebut antara lain adalah adanya kenaikan dari premi bruto.

Premi Bruto Maret 2022 dibanding dengan Maret 2021 mengalami kenaikan sebesar 8,47% dibanding periode yang sama di tahun 2021 dari Rp175,64 miliar menjadi Rp190,52 miliar.

Sementara itu perolehan hasil investasi per Maret 2022 tercatat sebesar Rp 30,2 miliar atau turun sebesar 10,51% dibanding periode yang sama di 2021.

Sedangkan di sisi beban, terjadi penurunan beban klaim sebesar 9,64% dan kenaikan beban komisi sebesar 11,41%. Kenaikan beban komisi sejalan dengan kenaikan perolehan premi. Sedangkan beban umum dan administrasi terdapat penurunan sebesar 10,80%.

Terkait dengan upaya meraih pencapaian di 2022, Perseroan menyiapkan strategi utama yakni pencapaian pertumbuhan yang menguntungkan, pertumbuhan bisnis dan klien, transformasi operasional, pengelolaan biaya yang efisien, serta menerapkan organisasi berkinerja tinggi. (FHM)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD