"Berdasarkan feedback dari para pelaku pasar dan global index provider seperti MSCI dan FTSE, berbagai reformasi yang telah dilakukan saat ini telah memperoleh acknowledgement (pengakuan), dan sudah digunakan sebagai variable dalam menentukan konstituen index atau kebijakan portofolio investasi," kata Hasan.
OJK optimistis langkah reformasi ini akan divalidasi secara positif oleh pasar. Mengacu pada skema berkala, para penyedia indeks global akan terus menyerap umpan balik dari para manajer investasi global, pialang saham, hingga pengelola hedge fund internasional untuk menguji efektivitas regulasi baru Indonesia.
Demi memastikan seluruh arsitektur reformasi ini tersampaikan secara jernih, OJK berkomitmen untuk mengintensifkan dialog langsung bersama lembaga-lembaga rating dunia seperti MSCI dan FTSE Russell.
"Fundamental ekonomi Indonesia yang tetap kuat serta sinergi seluruh pemangku kepentingan menjadi landasan penting untuk terus meningkatkan daya saing dan kredibilitas pasar modal Indonesia," kata Hasan.
Dengan demikian, OJK optimistis bahwa fundamental ekonomi makro yang solid akan menjadi jangkar utama bagi kredibilitas bursa domestik di mata dunia.