Kondisi tersebut membuat margin tunai INKP dinilai tetap tangguh meski harga pulp melemah.
Mirae memperkirakan margin tunai masih berada di kisaran USD263 per ton pada 2028, hanya sedikit lebih rendah dibanding proyeksi USD298 per ton pada 2026.
Transformasi bisnis itu juga diperkirakan mendorong pertumbuhan kinerja keuangan perseroan dalam beberapa tahun mendatang.
Mirae memproyeksikan pendapatan INKP tumbuh rata-rata 10,4 persen per tahun sepanjang 2025–2028, didorong pertumbuhan bisnis kemasan sekitar 34 persen per tahun seiring peningkatan utilisasi pabrik Karawang.
Sementara itu, EBITDA diperkirakan tumbuh rata-rata 7,9 persen per tahun dan laba inti meningkat 11,8 persen per tahun, lebih tinggi dibanding pertumbuhan lima tahun sebelumnya yang sekitar 5,7 persen.