IDXChannel - Langkah Kementerian Kesehatan (Kemenkes) untuk merealisasikan penyeragaman kemasan rokok dinilai sebagai kebijakan yang tak berpihak pada keberlangsungan ekonomi.
Rancangan Peraturan Menteri Kesehatan (RPMK) tentang Pencantuman Peringatan Kesehatan dan Informasi pada Produk Tembakau dan Rokok Elektronik yang di dalamnya termaktub rencana penyeragaman huruf, bentuk dan warna panthone 448C memiliki dampak panjang bagi ekosistem pertembakauan.
Pengamat Hukum Tata Negara UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta Gugun El Guyanie mengatakan, ada ketidaksetaraan dalam proses penyusunan rancangan aturan ini. Ada kekeliruan dalam pembuatan kebijakan.
Problem utamanya adalah konteks pengaturan, namun rezim kesehatan mendominasi (hegemoni), tapi leading sectornya seperti pertanian, perindustrian, perdagangan, ketenagakerjaan dan cukai tidak dilibatkan secara adil dan berimbang.
Ke depan dampaknya luar biasa bagi ekosistem pertembakauan," jelas Gugun dalam gelaran Halaqoh Nasional oleh Perhimpunan Pengembangan Pesantren dan Masyarakat (P3M) beberapa waktu lalu.