Ketegangan geopolitik menjadi risiko utama yang terus membayangi pasar.
BCA Sekuritas mengidentifikasi tiga konflik besar yang berpotensi menekan sentimen sepanjang 2026, yakni hubungan Amerika Serikat (AS)-China yang fluktuatif, upaya AS mempertahankan hegemoninya, serta konflik Eropa-Rusia yang diperkirakan mencapai puncaknya tahun ini.
Kondisi tersebut, kata BCA Sekuritas, berpotensi mendorong permintaan aset lindung nilai seperti emas dan perak, sekaligus memengaruhi dinamika pasar energi global.
Di tengah dunia yang terbelah antara kubu pengetatan dan pelonggaran suku bunga, negara berbasis komoditas dengan kebijakan moneter dovish, seperti Indonesia, dinilai memiliki peluang.
Namun, peluang tersebut tetap harus dihadapi dengan kehati-hatian, mengingat ketidakpastian global masih sangat tinggi. (Aldo Fernando)
Disclaimer: Keputusan pembelian/penjualan saham sepenuhnya ada di tangan investor.