AALI
9975
ABBA
300
ABDA
6550
ABMM
1400
ACES
1270
ACST
192
ACST-R
0
ADES
3430
ADHI
835
ADMF
7600
ADMG
182
ADRO
2270
AGAR
362
AGII
1400
AGRO
1250
AGRO-R
0
AGRS
159
AHAP
69
AIMS
362
AIMS-W
0
AISA
175
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1120
AKRA
795
AKSI
705
ALDO
1285
ALKA
304
ALMI
0
ALTO
256
Market Watch
Last updated : 2022/01/24 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
507.35
-1.24%
-6.36
IHSG
6662.67
-0.95%
-63.70
LQ45
948.48
-1.18%
-11.28
HSI
24735.70
-0.92%
-229.85
N225
27526.75
0.02%
+4.49
NYSE
16397.34
-1.6%
-266.43
Kurs
HKD/IDR 1,840
USD/IDR 14,343
Emas
846,663 / gram

Pekan Lalu Loyo, Emiten Batu Bara Bullish di Awal Pekan

MARKET NEWS
Yulistyo Pratomo
Senin, 25 Oktober 2021 10:55 WIB
Setelah sempat loyo sepanjang pekan ketiga kemarin, kini emiten pertambangan batu bara kembali mengalami penguatan hari ini, Senin (25/10/2021).
Pekan Lalu Loyo, Emiten Batu Bara Bullish di Awal Pekan. (Foto: MNC Media)
Pekan Lalu Loyo, Emiten Batu Bara Bullish di Awal Pekan. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Setelah sempat loyo sepanjang pekan ketiga kemarin, kini emiten pertambangan batu bara kembali mengalami penguatan hari ini, Senin (25/10/2021). Mayoritas saham masuk balik ke zona hijau sejak perdagangan dibuka.

Berdasarkan pantauan dari RTI Business, PT Indo Tambangraya Megah Tbk merangsek paling tinggi dibandingkan emiten-emiten lainnya. Emiten berkode ITMG ini meraih tambahan 1.125 poin atau 4,73 persen.

Dengan kinerja tersebut, ITMG kini berada di harga 24.925 dengan frekuensi perdagangan mencapai 2.955. Sementara volume saham yang diperdagangkan mencapai 1 juta dengan nilai transaksi Rp45 miliar.

Kinerja apik juga dibukukan oleh PT Bumi Resources Tbk yang mendapat tambahan 3 poin atau 4,05 persen. Emiten berkode BUMI ini beranjak naik ke level 77 per sahamnya.

Sementara Sementara volume saham BUMI yang diperdagangkan mencapai 41 juta dengan nilai transaksi Rp136 miliar. Hal yang sama juga terjadi pada emiten tambang batu bara lainnya.

Berikut pertumbuhan emiten batu bara pada perdagangan pagi ini hingga pukul 10.15 Wib:

1. PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG), naik 1.125 poin (4,73%) ke 24.925;
2. PT Bumi Resources Tbk (BUMI), naik 3 poin (4,05%) ke 77;
3. PT Harum Energy Tbk (HRUM), naik 250 poin (3,30%) ke 7.825;
4. PT Bukit Asam Tbk (PTBA), naik 80 poin (3,00%) ke 2.750;
5. PT United Tractors Tbk (UNTR), naik 550 poin (2,323%) ke 24.250;
6. PT Alfa Energi Investama Tbk (FIRE), naik 10 poin (1,67%) ke 610;
7. PT Mitrabara Adiperdana Tbk (MBAP), naik 60 poin (1,65%) ke 3.700;
8. PT Adaro Energy Tbk (ADRO), naik 25 poin (1,44%) ke 1.760;
9. PT Golden Energy Mines Tbk (GEMS), naik 40 poin (0,90%) ke 4.120;

Meski begitu, pergerakan saham PT Borneo Olah Sarana Sukses Tbk tidak sebagi sembilan emiten tersebut. Emiten berkode BOSS ini tidak mengalami pergerakan sama sekali atau bergerak stagnan, sehingga saham tetap berada di harga 89.

Berbanding, hanya dua emiten yang tetap merangsek ke zone merah dengan melanjutkan tren pelemahannya. Keduanya adalah PT Indika Energy Tbk (INDY) yang bergerak turun ke 1.970 akibat terkoreksi sebesar 25 poin, atau 1,25 persen.

Kemudian PT Golden Eagle Energy Tbk (SMMT) yang turun sebanyak 4 poin, atau 1,83 pesen ke level 214.

Sementara itu, harga indeks batu bara nasional atau Indonesia Coal Index mengalami kenaikan sebesar 3,61 persen, yang kini berada di kisaran Rp134,75 per ton. Sedangkan ICE Newcastle Coal masih di harga USD230 per ton. (TYO)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD