Dengan pemahaman tersebut, kata Hendra, kebijakan yang diambil tidak bersifat reaktif, tetapi antisipatif dan memberikan kepastian bagi pelaku pasar.
Baca Juga:
"Dari sisi kepemimpinan, pasar membutuhkan Ketua OJK yang independen, berintegritas tinggi, dan memiliki kredibilitas kuat di mata investor domestik maupun global," katanya.
Seturut itu, dia menekankan soal independensi menjadi kunci agar kebijakan yang diambil benar-benar berpijak pada kepentingan jangka panjang stabilitas sistem keuangan, bukan tekanan jangka pendek semata.
Menurutnya, integritas dan rekam jejak yang bersih sangat penting karena kepercayaan pasar terhadap otoritas akan tercermin langsung pada minat investasi.