"Pasar saat ini membutuhkan regulator yang tidak hanya fokus pada penindakan, tetapi juga memiliki visi pengembangan pasar yang lebih dalam dan inklusif," kata dia.
Dia menambahkan, calon dari eksternal, baik yang berasal dari otoritas moneter, Kementerian Keuangan, maupun praktisi pasar keuangan, berpotensi membawa pendekatan yang lebih makro dan berorientasi pasar.
"Figur eksternal yang ideal adalah mereka yang memahami keterkaitan kebijakan fiskal, moneter, dan pasar modal, serta memiliki pengalaman berinteraksi dengan investor global," ujarnya.
Dia menegaskan kehadiran figur semacam ini dapat menjadi sinyal positif Indonesia serius membangun pasar modal yang transparan, kredibel, dan sejalan dengan praktik internasional.